Rabu, 26 November 2008

apa itu aufkLarung..............

Menurut Kant, pencerahan adalah bangkitnya manusia dari rasa ketidakmatangan. Sedangkan ketidakmatangan sendiri adalah “ketidakmampuan menggunakan penalaran pribadi” dan keinginan untuk selalu merujuk dan menggunakan pendapat orang lain. Manusia menjadi tidak matang bukan karena dia tidak mau berpikir, tapi karena dia takut menggunakan pemahamannya sendiri.

Inti dari zaman pencerahan di Eropa --di mana Kant sebagai salah satu pionirnya-- adalah anjuran menggunakan pemahaman sendiri, dan membuang jauh-jauh pemahaman orang lain yang tidak relevan. Selama kita masih bergantung kepada pemahaman orang lain, selama itu pula kita tak akan pernah matang. Dan karenanya, tak akan bisa tercerahkan.

Semboyan pencerahan yang sangat terkenal adalah “Sapere Aude!” yang berarti “beranilah menggunakan pemahaman Anda sendiri!” Dengan kata lain, orang yang tidak berani menggunakan pemahamannya sendiri bukanlah orang yang tercerahkan.

Yang ditekankan dalam pencerahan bukanlah “menggunakan pemahaman sendiri,” tapi “berani.” Beranikah kita, misalnya, menggunakan pemahaman kita sendiri terhadap persoalan-persoalan yang kita hadapai sekarang? Beranikah kita menggunakan hasil pemahaman kita sendiri berhadapan dengan pandangan-pandangan di luar kita?

Pencerahan memerlukan kedewasaan dan kematangan. Orang yang selalu menganggap orang lain lebih besar dan lebih otoritatif dari dirinya, tak akan pernah bisa dewasa dan tak akan pernah bisa matang. Hal-hal baru ditemukan bukan dengan mengulang-ngulang pendapat lama, tapi mencari sendiri pendapat baru secara kreatif. Pengulang-ulangan pendapat orang lain tak akan membawa seseorang ke mana-mana, kecuali ke masa silam itu sendiri, yang menjadi rujukannya.

“Keberanian” seperti juga “kebebasan.” Ia adalah suatu konsep yang paling sulit diterima manusia. Karena manusia cenderung menerima apa yang sudah ada, yang sudah jadi. Sesuatu yang “liar” dan “tanpa batas” adalah sesuatu yang menakutkan. Karenanya, buat mereka, lebih baik menerima kondisi yang ada, meskipun itu buruk dan tidak menarik.

Orang-orang yang tercerahkan selalu berpikir ke depan dan selalu memikirkan kemungkinan yang lebih baik dari kondisi yang ada. Karena itulah mereka berani menggunakan pemahamannya sendiri dan membuang jauh-jauh pandangan-pandangan dari masa silam yang tak lagi relevan.

Selama kita masih terus mengulang-ulang pendapat orang-orang di masa silam dan takut mengemukakan pendapat kita sendiri, selama itu pula kita tak pernah tercerahkan.

Pencerahan memiliki arti yang sangat luas, dan dalam berbagai hal sangat relevan dengan persoalan-persoalan yang kita hadapi sehari-hari. Pencerahan dalam arti yang positif merupakan sember dimana emosi dan Ratio kita dapat berimbang.

Obama Menyihir Pesohor Hollywood

INILAH.COM, Denver – Barack Obama betul-betul telah menyita perhatian. Penobatannya sebagai kandidat presiden AS dari Partai Demokrat, menyihir puluhan pesohor Hollywood. Oprah Winfrey bahkan menyetarakannya dengan Roosevelt dan Abraham Lincoln.

Dalam hal berkampanye, selebritis dan politik seakan tak terpisahkan. Apalagi jika kandidatnya terkenal dan dijagokan, seperti Barack Obama. Kandidat Partai Demokrat AS ini begitu tenar sehingga pesohor Hollywood seakan berlomba memberikan dukungannya.

“Sangat luar biasa,” ujar Fergie, vokalis grup musik hip-hop Black Eyes Peas. Dia, termasuk puluhan dari 84 ribu pendukung yang menyaksikan pidato pengukuhan di Stadion Invesco Field, Denver, AS, Kamis (28/8).

Jessica Alba, aktris sensual, bahkan memperpendek bulan madunya hanya untuk menyaksikan penobatan Obama. “Menakjubkan,” katanya. Menyusul Alba, para pesohor itu keluar melalui pintu pribadi di Invesco Field. Alba datang bersama suaminya, Cash Warren.

Selain mereka, banyak selebritis lain yang membaur bersama para pendukung Obama. Mereka antara lain penggagas Star Wars, sutradara George Lucas yang datang bersama putri dan kekasihnya Mellody Hardon, aktor Forest Whitaker bersama istrinya Keisha dan Star Jones, Daniel Dae Kim dari serial Lost yang berpose bersama delegasi dari Hawaii tersebut.

“Saya harap negara ini tidak melupakan semua sorak-sorai dan kegembiraan yang berawal di tempat ini,” ujar Kim. “Pada akhirnya, besar harapan saya bahwa yang kami lakukan di sini bisa mengebah dunia.”

“Hebat! Lebih besar dibandingkan Super Bowl,” imbuh Spike Lee, sutradara film aksi yang berkulit hitam.

Rekan band Fergie, will.i.am menyanyikan lagu hit yang khusus ia ciptakan untuk Obama, Yes We Can bersama penganyi soul John Legend. Para aktris seperti Susan Sarandon dan Anne Hathaway ikut bernyanyi ketika Sheryl Crow membawakan lagu Change is Gonna Come. Demikian pula dengan Michael McDonald yang melambaikan bendera sesuai dengan irama musik.

Sementara ratu acara bincang-bincang AS, Oprah Winfrey yang dikenal sangat mendukung Obama, terlihat kehilangan bulu mata palsunya. Ia mengatakan terharu dengan pidato Obama. Ia benar-benar menangis. “Saya rasa ini pengalaman paling kuat yang pernah saya rasakan,” ujar wanita yang menyebut Obama sebagai seseorang yang luar biasa ini.

Dalam peringatan 45 tahun pidato I Have A Dream Martin Luther King Jr., Winfrey sempat membandingkan Obama dengan beberapa pemimpin politik lainnya. Ia menyatakan Obama layak disandingkan dengan Franklin Delano Roosevelt dan Abraham Lincoln. “Obama bukanlah kandidat Afrika-Amerika. Ia kandidat untuk rakyat Amerika.”

Winfrey dikenal sebagai pendukung setia Obama, bahkan ketika ia belum setenar saat ini. Tahun lalu, ketika Partai Demokrat menghadapi beberapa kesulitan, wanita terkuat versi majalah Forbes ini terlibat secara aktif mendukungnya. Bahkan, sang kandidat presiden sendiri mengakui dukungan Winfrey memberinya dorongan semangat.

Juga mengisi acara adalah mantan juara American Idol yang banting setir menjadi aktris, Jennifer Hudson. Ia menyanyikan lagu kebangsaan AS dan mempersiapkan diri dengan sangat sederhana. Yakni mendengarkan iPod sambil menulis pesan pendek di telepon genggamnya.

Bukan selebritis namanya jika berkumpul di suatu tempat tanpa meneruskan acara hingga larut malam. Dua event elite pun digelar, masing-masing oleh majalah fesyen Vanity Fair dan situs pencari raksasa, Google pada hari Kamis malam.

Sehari sebelumnya, Rabu (27/8), terlihat beberapa pesohor di acara konvensi. Di antaranya adalah sutradara senior Steven Spielberg yang membidani sebuah film pendek untuk acara tersebut. Jennifer Lopez juga tampak dalam resepsi untuk menghormati aktivis hak anak-anak, Marian Wright Edelman.

Mantan kekasih Lopez, Ben Afflec tampil membacakan penggalan dari buku Howard Zinn. Ia juga muncul di dapur umum kota untuk Second Harvest Amerika. Jennifer Garner, istri Afleck, ikut menemani meski hanya menunggu di tempat membaca buku Starz Green Room. Juga turut mendukung adalah bintang film Rosario Dawson, Denzel Washington, Taye Diggs, Hill Harper, dan Josh Brolin. [I4]

aufkLarung.........

terlahir dari jiwa yang putih;
bersemayam pada jiwa yang tercerahkan...
dialah cahaya diatas cahaya sang maha memiliki;
pencerahan jiwa

Selasa, 25 November 2008

barack obama, orang kulit hitam pertama yg menjadi presiden amerika pernah tinggal di indonesia

INILAH.COM, Washington – Pemilihan Presiden AS tinggal menghitung hari. Persaingan kubu kandidat Partai Demokrat dan Republik makin memanas. Bahkan, cenderung menjurus kotor. Sarah Palin menuding Barack Obama dekat dengan terorisme.

Palin dan Obama, tampaknya memang jadi bintang pesta demokrasi AS. Mereka menjelma dari bukan siapa-siapa menjadi kandidat penghuni Gedung Putih. Palin diusung Partai Republik sebagai kandidat wakil presiden untuk John McCain. Sejak saat itu, kandidat Republik mampu memberi ‘perlawanan’ terhadap popularitas Obama.

Palin dan Obama saling serang, saling cerca, saling menjelekkan. Palin menerima dirinya dijuluki ‘banteng berlipstik’. Tapi, tak lama berselang, dia pun melancarkan serangan yang menyudutkan Obama.

Akhir pekan lalu, misalnya, kubu McCain merilis iklan televisi, mengkritik lemahnya kemampuan Obama dalam melakukan penilaian (hukum). Seorang politisi senior Republik menyebut Obama ‘si botak berwajah pembohong’ setelah terlibat pertikaian soal yang menyangkut perawatan kesehatan.

Serangan membabi buta kubu Republik, tampaknya dilakukan karena kegagalan mereka merebut simpati dalam beberapa hari ini. Jajak pendapat menunjukkan, McCain, 72 tahun, kini tertinggal karena pandangannya yang buruk dalam mengatasi krisis finansial AS. Selain itu, keputusannya melempar handuk di Michigan, membuat popularitasnya kian melorot. Maka, ahli strategi Repubik pun menyebutkan, jika ingin kembali bersaing, mereka harus memukul Obama.

Kesempatan pertama kubu Republik muncul saat kedua kandidat head-to-head dalam debat televisi untuk kedua kalinya di Nashville, Tennessee. Tapi, dengan rencana bailout sebesar 400 miliar pound akhirnya lolos di Washington, Palin mencoba mengubah sentral bahasan sepanjang akhir pekan.

Dia bahkan sampai tiga kali muncul untuk mengecam hubungan Obama dengan mantan pemimpin kelompok kulit hitam sayap kanan yang radikal, William Ayers. Ayers adalah pendiri kelompok bawah tanah Weather Underground yang mengklaim ikut bertanggung jawab atas pengeboman Pentagon dan Capitol Hill saat Perang Vietnam.

“Lawan kami adalah seseorang yang melihat Amerika tidak begitu sempurna. Tidak cukup sempurna sehingga dia bersahabat dengan teroris yang akan menjadikan negara kita sebagai target. Dia bukan orang yang melihat Amerika sebagaimana kita melihat Amerika, sebagaimana saya melihat Amerika,” kata Gubernur Alaska itu dalam kampanyenya di Englewood, Colorado.

Satu hal, Palin tak keliru. Obama dan Ayers hidup bertetangga di Chicago. Mereka pun jadi anggota dewan yayasan yang sama. Tapi, saat Ayers menghentikan segala aktivitas masa lalunya, Obama masih kanak-kanak.

Palin sendiri mengutip laporan New York Times sebagai modal serangannya. Harian tersebut, Sabtu (4/10) mempublikasikan detil hubungan Obama dengan Ayers yang kini jadi profesor pendidikan di sebuah perguruan tinggi. Cuma, Palin, 44 tahun, seperti lupa dengan kesimpulan New York Times bahwa keduanya tak cukup dekat.

Eskalasi serangan terhadap Obama, senator Illinois itu, terus saja meningkat. Sebelumnya, dia dipermalukan pula dalam kaitan dengan mantan politisi Antoin ‘Tony’ Rezko dan mantan pastornya, Jeremiah Wright.

Kampanye kubu Republik juga menyebut Obama bohong atas klaimnya bahwa proposal McCain untuk urusan kesehatan, hanyalah sebuah trik. Proposal itu takkan bermanfaat untuk mereformasi sistem jaminan kesehatan. “Barack Obama berbohong kepada pemilih. Dia si botak pembohong,” teriak juru bicara McCain, Tucker Bounds.

Mendapat serangan bertubi-tubi, kubu Obama tenang-tenang saja. Mereka bahkan yakin, tudingan dan tuduhan itu akan mengantarkan kemenangan bagi senator yang pernah tinggal di Menteng itu.

“Jelas terlihat, John McCain dan Sarah Palin lebih suka menghabiskan waktu mereka untuk menyerang Barack Obama ketimbang menunjukkan rancangan untuk membangun ekonomi kita. Bukannya menawarkan solusi untuk pekerja Amerika dan keluarga mereka yang berjuang mengatasi persoalan ekonomi, mereka malah mengajukan politik kotor dan serangan tak senonoh,” kata juru bicara Obama. [I4]